, ,

Inflasi Palopo Konsisten di Bawah 3 Persen

oleh -1609 Dilihat

Wawasan Palopo – Kota Palopo berhasil menjaga laju inflasi tetap terkendali dengan capaian di bawah 3 persen sepanjang tahun 2025. Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena menunjukkan stabilitas harga yang cukup baik di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.

Stabilitas Harga Jadi Kunci

Menurut data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Palopo, inflasi tahunan per Agustus 2025 tercatat berada pada level 2,78 persen. Angka ini dinilai sehat karena masih berada di bawah ambang batas 3 persen yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Kondisi ini menandakan harga barang dan jasa di Palopo relatif stabil, terutama pada sektor pangan yang biasanya menjadi penyumbang terbesar inflasi,” jelas Kepala BPS Palopo, Andi Rahmat.

Sinergi Pemerintah Daerah dan TPID

Wali Kota Palopo, Judas Amir, menegaskan bahwa pencapaian inflasi rendah tidak lepas dari kerja keras Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Melalui koordinasi yang intens antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, serta para pelaku usaha, stabilitas pasokan pangan dan distribusi barang tetap terjaga.

“Strategi operasi pasar, monitoring harga harian, dan penguatan kerja sama antardaerah terbukti mampu menekan gejolak harga. Ini hasil kerja kolektif semua pihak,” ungkap Judas Amir.

Inflasi Palopo
Inflasi Palopo

Baca juga: Kapolres Palopo Bicara Penindakan BBM Ilegal Instruksi Kapolda

Tantangan Menjelang Akhir Tahun

Meski capaian inflasi terkendali, sejumlah tantangan diperkirakan masih akan dihadapi, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan masyarakat meningkat. Harga bahan pokok seperti beras, cabai, dan bawang merah kerap menjadi penyumbang utama kenaikan inflasi musiman.

“Pemerintah kota akan terus melakukan langkah antisipasi, seperti memperkuat cadangan pangan, memperlancar distribusi, serta menggencarkan operasi pasar agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” tambah Wali Kota.

Inflasi Terkendali, Investasi Lebih Menarik

Ekonom lokal menilai rendahnya inflasi memberikan dampak positif terhadap iklim usaha dan investasi di Palopo. Kondisi harga yang stabil membuat pelaku usaha lebih percaya diri untuk mengembangkan bisnis mereka.

“Inflasi yang rendah menciptakan kepastian ekonomi. Investor akan lebih yakin menanamkan modalnya, sementara masyarakat bisa menjaga pola konsumsi dengan lebih baik,” kata Fadli, dosen ekonomi di salah satu perguruan tinggi di Palopo.

Harapan ke Depan

Pemerintah Kota Palopo menargetkan agar inflasi tetap konsisten di bawah 3 persen hingga akhir tahun. Selain menjaga pasokan pangan, upaya digitalisasi data harga melalui aplikasi pemantauan inflasi juga akan diperkuat.

“Kami ingin masyarakat bisa mengakses informasi harga secara transparan sehingga mereka bisa berbelanja dengan lebih bijak. Ini bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi di tingkat daerah,” tutup Wali Kota.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.