, , ,

Gadis di Palopo Dipaksa Pacar Aborsi, Terungkap Usai Lahiran di Toilet RS

oleh -184 Dilihat

Wawasan Palopo – Sebuah kasus dugaan kekerasan terhadap perempuan dan tindak pidana aborsi menggemparkan warga Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Seorang gadis muda diduga dipaksa oleh pacarnya untuk melakukan aborsi, namun kasus tersebut justru terungkap setelah korban melahirkan di toilet rumah sakit.

Peristiwa ini kini tengah ditangani aparat penegak hukum dan menjadi sorotan publik karena menyangkut perlindungan perempuan, hak reproduksi, serta dugaan tindak pidana serius.

Melahirkan Diam-diam di Toilet Rumah Sakit

Kasus ini terbongkar ketika pihak rumah sakit menemukan seorang perempuan muda dalam kondisi lemah usai melahirkan seorang bayi di toilet rumah sakit. Kejadian tersebut langsung mengundang perhatian petugas medis yang kemudian memberikan penanganan darurat kepada korban.

Setelah mendapat perawatan, korban akhirnya mengungkapkan kronologi yang dialaminya, termasuk tekanan dan paksaan yang diduga dilakukan oleh pacarnya selama masa kehamilan.

Dipaksa Lakukan Aborsi oleh Pacar

Berdasarkan pengakuan korban, kehamilan yang dialaminya tidak diterima oleh sang pacar. Korban mengaku mendapat tekanan, ancaman, dan paksaan untuk menggugurkan kandungan demi menutupi hubungan mereka.

Namun upaya tersebut tidak berhasil dilakukan hingga akhirnya korban mengalami kontraksi dan melahirkan secara mendadak di rumah sakit, tanpa didampingi keluarga maupun tenaga medis.

Pengakuan inilah yang kemudian membuka tabir kasus dugaan pemaksaan aborsi dan kekerasan psikologis terhadap korban.

Kondisi Korban Jadi Perhatian

Pasca kejadian, korban mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit, baik secara fisik maupun psikologis. Kondisi korban sempat mengalami trauma berat akibat tekanan yang dialaminya selama kehamilan hingga proses persalinan.

Pihak rumah sakit juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan yang layak.

Aborsi
Aborsi

Baca juga: KPK Tangkap Kajari dan Kasi Intel di Kalsel

Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Aparat kepolisian setempat membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan, termasuk memeriksa korban, saksi-saksi, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Pacar korban menjadi pihak yang disorot dalam kasus ini, menyusul pengakuan korban mengenai adanya paksaan untuk melakukan aborsi.

“Kami masih mendalami keterangan korban dan saksi. Kasus ini ditangani secara serius,” ujar pihak kepolisian.

Dugaan Pelanggaran Hukum

Kasus ini berpotensi melanggar sejumlah ketentuan hukum, termasuk dugaan kekerasan terhadap perempuan, pemaksaan aborsi, serta kemungkinan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak apabila korban masih di bawah umur.

Polisi memastikan penanganan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta perlindungan terhadap korban.

Respons Masyarakat dan Aktivis Perempuan

Peristiwa ini menuai keprihatinan dari masyarakat dan pemerhati isu perempuan di Palopo. Sejumlah aktivis menilai kasus tersebut mencerminkan masih lemahnya perlindungan terhadap perempuan muda yang mengalami kehamilan tidak diinginkan.

Mereka mendorong agar korban mendapatkan pendampingan hukum dan psikologis, serta meminta aparat menindak tegas pelaku jika terbukti bersalah.

Pentingnya Edukasi dan Perlindungan Perempuan

Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi, pendampingan psikologis, serta sistem perlindungan bagi perempuan yang rentan mengalami kekerasan dalam hubungan.

Pemerintah daerah dan lembaga terkait diharapkan memperkuat layanan pengaduan serta memastikan korban tidak mengalami kriminalisasi atau stigma sosial.

Penanganan Bayi dan Tindak Lanjut

Selain kondisi korban, nasib bayi yang dilahirkan juga menjadi perhatian. Pihak rumah sakit bersama instansi terkait tengah memastikan penanganan medis serta langkah lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Polisi menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan.

Kasus Masih Terus Dikembangkan

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berjalan. Aparat berjanji akan mengungkap fakta secara menyeluruh dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak, khususnya korban.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa kekerasan dalam hubungan, terutama yang menyasar perempuan muda, masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.