, , , ,

Wadirut Bulog Kunjungi Pabrik Sagu di Palopo, Dorong Pemda Se-Luwu Raya Jaga Kelestarian Pohon Sagu

oleh -40 Dilihat

Wawasan Palopo – Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum Bulog melakukan kunjungan kerja ke salah satu pabrik pengolahan sagu di Kota Palopo. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Bulog mendorong penguatan pangan lokal sekaligus mengajak pemerintah daerah se-Luwu Raya untuk bersama-sama menjaga kelestarian pohon sagu sebagai komoditas strategis dan warisan pangan nusantara.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, dan pelaku usaha sagu di wilayah Luwu Raya.

Sagu sebagai Pangan Lokal Strategis

Dalam kunjungannya, Wadirut Bulog menegaskan bahwa sagu memiliki peran strategis sebagai salah satu sumber pangan lokal yang potensial untuk dikembangkan. Selain bernilai gizi tinggi, sagu juga dinilai mampu menjadi alternatif pangan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Sagu bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi juga identitas dan kekayaan pangan lokal yang harus dijaga keberlanjutannya,” ujar Wadirut Bulog.

Dorong Kelestarian Pohon Sagu

Wadirut Bulog menekankan pentingnya menjaga kelestarian pohon sagu, khususnya di wilayah Luwu Raya yang dikenal memiliki potensi sagu cukup besar. Ia mengingatkan agar pemanfaatan sagu dilakukan secara bijak dan berkelanjutan, tanpa merusak ekosistem.

Menurutnya, pengelolaan sagu yang tidak terkontrol berpotensi mengancam keberlangsungan tanaman tersebut di masa depan.

Wadirut Bulog
Wadirut Bulog

Baca juga: Kerajinan Khas Palopo Ditampilkan pada INACRAFT 2026

Peran Pemda Se-Luwu Raya Sangat Diperlukan

Dalam kesempatan tersebut, Wadirut Bulog mendorong pemerintah daerah se-Luwu Raya, yakni Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, untuk mengambil peran aktif dalam pelestarian dan pengembangan sagu.

Pemerintah daerah diharapkan dapat membuat kebijakan yang mendukung, mulai dari perlindungan lahan sagu, pembinaan petani, hingga pengembangan industri hilir berbasis sagu.

Tinjau Proses Pengolahan di Pabrik Sagu

Selain berdialog dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha, Wadirut Bulog juga meninjau langsung proses pengolahan sagu di pabrik. Ia melihat tahapan produksi mulai dari pengolahan batang sagu hingga menjadi produk setengah jadi yang siap dipasarkan.

Kunjungan ini menjadi sarana untuk memahami tantangan yang dihadapi pelaku usaha, termasuk ketersediaan bahan baku dan efisiensi produksi.

Peluang Hilirisasi dan Dukungan Bulog

Bulog membuka peluang untuk mendukung hilirisasi produk sagu, baik sebagai bahan pangan maupun produk turunan lainnya. Dukungan tersebut dapat berupa kemitraan, penguatan distribusi, hingga peluang penyerapan produk sagu sebagai bagian dari penguatan cadangan pangan.

Dengan pengelolaan yang baik, sagu dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Sagu Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal

Pengembangan sagu secara berkelanjutan tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di Luwu Raya. Mulai dari petani sagu, pelaku UMKM, hingga industri pengolahan dapat merasakan manfaatnya.

Wadirut Bulog menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar potensi sagu dapat dimanfaatkan secara optimal.

Harapan Kolaborasi Berkelanjutan

Mengakhiri kunjungannya, Wadirut Bulog berharap terjalin kolaborasi berkelanjutan antara Bulog, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan komoditas sagu. Ia menegaskan bahwa pelestarian sagu merupakan investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan generasi mendatang.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran sagu sebagai salah satu pilar pangan lokal unggulan di Sulawesi Selatan, khususnya wilayah Luwu Raya.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.