Wawasan Palopo – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Palopo membenarkan adanya 11 titik lokasi pelaksanaan Operasi Zebra 2024 yang tengah digelar di wilayah hukum Kota Palopo. Operasi ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kedisiplinan pengendara menjelang masa libur panjang dan akhir tahun.
Fokus Penindakan Pelanggaran Kasat Mata
Kasat Lantas Polres Palopo menegaskan bahwa Operasi Zebra dilakukan secara terpusat dan terukur, dengan sasaran utama pelanggaran kasat mata yang berpotensi memicu kecelakaan. Di antara pelanggaran tersebut adalah:
-
Pengendara tanpa helm SNI
-
Pengemudi yang menggunakan ponsel
-
Melawan arus
-
Tidak memiliki atau tidak membawa SIM dan STNK
-
Kendaraan dengan knalpot bising
-
Penggunaan kendaraan yang tidak sesuai standar
“Tujuan kami bukan menakuti masyarakat, tapi menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Kami pastikan tidak ada penindakan semena-mena, semuanya sesuai aturan,” ujarnya.
11 Titik Operasi Dipilih Berdasarkan Kerawanan
Menurut Sat Lantas Polres Palopo, penentuan 11 titik operasi bukan tanpa alasan. Lokasi-lokasi tersebut dipilih berdasarkan hasil analisis data kecelakaan, kepadatan lalu lintas, hingga laporan masyarakat terkait seringnya terjadi pelanggaran.
Kesebelas titik itu antara lain berada pada ruas jalan protokol, simpang padat kendaraan, jalur sekolah, serta kawasan strategis yang rawan terjadinya kecelakaan.
“Setiap titik sudah melalui kajian. Kami menempatkan personel di lokasi-lokasi yang memang sering terjadi pelanggaran,” jelasnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Luncurkan Pembelajaran Papan Digital
Edukasi Lebih Diutamakan
Meski penindakan tetap dilakukan, namun Sat Lantas menegaskan bahwa pendekatan humanis dan edukatif menjadi bagian terpenting dalam Operasi Zebra tahun ini. Pengendara yang melanggar namun tergolong ringan akan diberi teguran dan imbauan.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran. Kalau masyarakat paham aturan, angka kecelakaan bisa ditekan,” tambah Kasat Lantas.
Pihak kepolisian juga aktif menggelar sosialisasi melalui media sosial, spanduk himbauan, hingga mendatangi sekolah dan komunitas motor.
Ajak Masyarakat Dukung Operasi
Sat Lantas Polres Palopo mengimbau masyarakat agar tidak menganggap Operasi Zebra sebagai tindakan mencari-cari kesalahan, tetapi sebagai upaya bersama menjaga keselamatan jalan.
“Kami berharap masyarakat justru merasa terbantu. Keselamatan adalah kebutuhan kita bersama. Kalau bukan sekarang tertib, kapan lagi?” ujarnya.
Selain itu, pihak kepolisian meminta para orang tua memastikan anak-anak remaja yang berkendara telah memenuhi persyaratan, termasuk memiliki SIM dan memakai helm standar.
Operasi Berlangsung Dua Pekan
Operasi Zebra di Kota Palopo digelar selama 14 hari, dengan pola razia statis maupun patroli mobile. Seluruh hasil penindakan akan dilaporkan secara berkala dan dievaluasi untuk perbaikan sistem pembinaan masyarakat di bidang lalu lintas.
Dengan terverifikasinya 11 titik operasi, Polres Palopo berharap pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini berjalan lancar dan mampu menekan angka kecelakaan yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami tren peningkatan.





