, , , ,

RSUD Palopo Rawan Teror Ular Berbisa karena Lahan Bekas Hutan Belantara

oleh -49 Dilihat

Wawasan Palopo – Keberadaan RSUD Palopo yang berdiri di atas lahan bekas hutan belantara menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Pasalnya, area rumah sakit tersebut dinilai masih rawan menjadi habitat ular berbisa dan satwa liar lainnya, sehingga berpotensi mengancam keselamatan pasien, tenaga kesehatan, maupun pengunjung.

Sejumlah laporan warga dan petugas internal menyebutkan beberapa kali ular terlihat masuk ke area rumah sakit, terutama di sekitar taman, semak-semak, serta drainase yang masih alami.

Lokasi Rumah Sakit Bekas Kawasan Hutan

RSUD Palopo diketahui berdiri di kawasan yang sebelumnya merupakan lahan hijau dan hutan belantara. Meski telah mengalami pembangunan, sebagian area di sekitar rumah sakit masih menyisakan vegetasi lebat dan ekosistem alami yang memungkinkan ular berkembang biak.

Kondisi ini diperparah saat musim hujan, ketika ular cenderung keluar dari sarangnya dan mencari tempat yang lebih kering, termasuk bangunan-bangunan fasilitas umum.

Ular Kerap Muncul di Area Vital

Beberapa petugas rumah sakit mengungkapkan bahwa ular pernah ditemukan di area parkir, taman, hingga dekat ruang pelayanan. Meski belum ada laporan korban gigitan, kemunculan ular berbisa dinilai sangat berbahaya, terlebih bagi pasien yang kondisi kesehatannya lemah.

“Ini rumah sakit, banyak pasien anak-anak dan lansia. Kalau sampai ada kejadian, risikonya besar,” ujar salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya.

RSUD Palopo
RSUD Palopo

Baca juga: Jelang Imlek dan Ramadan, Wali Kota Tinjau Langsung Pusat Niaga Palopo

Ancaman terhadap Keselamatan Pasien dan Tenaga Medis

Keberadaan ular berbisa di lingkungan rumah sakit menjadi ancaman serius terhadap keselamatan. Selain pasien, tenaga medis yang bertugas pada jam malam juga berpotensi menghadapi risiko saat melintas di area luar gedung.

Pengunjung pun diimbau untuk lebih waspada, terutama saat berjalan di area terbuka atau minim penerangan.

Perlu Penanganan dan Mitigasi Serius

Sejumlah pihak mendorong manajemen RSUD Palopo untuk melakukan langkah mitigasi, seperti:

  • Pembersihan dan penataan vegetasi secara rutin

  • Penutupan celah dan saluran yang berpotensi menjadi sarang ular

  • Pemasangan lampu penerangan tambahan

  • Kerja sama dengan instansi terkait untuk penanganan satwa liar

Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin lingkungan rumah sakit tetap aman dan nyaman.

Respons Manajemen Rumah Sakit Dinantikan

Hingga kini, manajemen RSUD Palopo diharapkan dapat memberikan respons resmi terkait kondisi tersebut. Transparansi dan langkah konkret dinilai penting agar kekhawatiran masyarakat tidak berkembang menjadi keresahan.

Masyarakat juga berharap adanya koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau pihak berwenang lainnya dalam penanganan ular berbisa.

Imbauan Kewaspadaan untuk Masyarakat

Sambil menunggu penanganan menyeluruh, masyarakat dan pengunjung RSUD Palopo diimbau untuk tetap waspada. Jika melihat ular atau satwa liar lainnya, warga diminta segera melapor kepada petugas keamanan rumah sakit dan tidak mencoba menangani sendiri.

Keamanan lingkungan rumah sakit menjadi faktor penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang optimal. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pengendalian risiko di RSUD Palopo diharapkan dapat segera diperkuat.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.