Wawasan Palopo – Akses jalan poros Palopo–Bastem kembali tertutup akibat longsor yang terjadi pada Senin dini hari. Material tanah, batu, dan batang pohon menutupi seluruh badan jalan, mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total. Tiga unit sepeda motor yang sedang melintas dilaporkan ikut tertimbun dalam peristiwa tersebut.
Longsor Terjadi Usai Hujan Deras
Berdasarkan keterangan warga sekitar, longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WITA setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam. Kontur tebing yang labil membuat material dengan cepat meluncur ke jalan raya.
“Kami mendengar suara gemuruh cukup keras, lalu melihat material sudah menutupi jalan. Tiga motor yang saat itu sedang berhenti di tepi jalan juga ikut tertimbun,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Beruntung, para pengendara motor berhasil menyelamatkan diri sebelum material longsor menimpa kendaraan mereka.
Akses Jalan Lumpuh, Warga Terpaksa Memutar
Longsor ini menyebabkan jalur penghubung antara Kota Palopo dan Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga dan pengguna jalan terpaksa mengambil rute alternatif yang jaraknya lebih jauh dan memakan waktu tambahan hingga satu jam.
Beberapa pengendara yang tidak mengetahui kejadian ini sempat terjebak dan menunggu di lokasi hingga alat berat dikerahkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Longsor-kembali-terjadi-di-Jalan-Poros-Palop.jpg)
Baca juga: Wali Kota Apel Pengukuhan dan Simulasi Kampung Siaga Bencana
Tim Gabungan Dikerahkan untuk Evakuasi Material
Pemerintah setempat bersama tim BPBD, TNI, Polri, serta relawan segera bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Upaya pembersihan material longsor dilakukan menggunakan satu unit alat berat.
Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena kondisi tanah masih labil dan hujan ringan yang terus turun. Meski demikian, tim gabungan memastikan pembersihan material dilakukan dengan tetap menjaga keselamatan petugas.
BPBD menyebutkan bahwa tiga sepeda motor yang tertimbun berhasil ditemukan dan dievakuasi, meski dalam kondisi rusak.
Waspada Longsor Susulan
Petugas terus mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di wilayah rawan longsor, terutama ketika hujan deras turun. Sejumlah titik di poros Palopo–Bastem dikenal memiliki tebing curam dan sering mengalami pergeseran tanah.
“Kami minta masyarakat tidak memaksakan lewat jika hujan turun deras atau kondisi tebing terlihat retak. Potensi longsor susulan masih ada,” terang salah satu anggota BPBD.
Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi Jangka Panjang
Pemerintah Kota Palopo memastikan akan melakukan kajian lebih mendalam terkait potensi bencana di sepanjang jalur tersebut. Hal ini penting mengingat jalur Palopo–Bastem merupakan akses vital bagi masyarakat yang beraktivitas setiap hari.
Program mitigasi seperti pembangunan dinding penahan tanah, perbaikan drainase, serta pemasangan sistem peringatan dini bencana akan menjadi prioritas pada tahun mendatang.
Akses Diperkirakan Kembali Normal dalam Waktu Dekat
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Tim gabungan menargetkan jalan bisa kembali dilalui kendaraan secara terbatas pada sore atau malam hari, tergantung kondisi cuaca.
Masyarakat diharapkan tetap mengikuti imbauan petugas dan memantau informasi resmi terkait pembukaan akses jalan.





