, , , ,

Imigrasi Palopo Perkenalkan Tiga Aplikasi ke Karyawan dan Pengusaha Hotel

oleh -278 Dilihat

Wawasan Palopo Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Palopo memperkenalkan tiga aplikasi layanan keimigrasian terbaru kepada para karyawan dan pengusaha hotel di Kota Palopo. Sosialisasi ini digelar sebagai upaya meningkatkan koordinasi sekaligus memperkuat pengawasan orang asing melalui pemanfaatan teknologi digital.

Sosialisasi Penguatan Pengawasan Orang Asing

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Palopo ini dihadiri puluhan perwakilan hotel, restoran, dan penginapan. Pihak Imigrasi menekankan bahwa hotel merupakan salah satu mitra strategis dalam penyampaian informasi terkait keberadaan warga negara asing (WNA) yang menginap.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) menjelaskan bahwa digitalisasi pengawasan menjadi kebutuhan penting di era mobilitas yang semakin tinggi. “Hotel memiliki peran vital sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan tamu WNA. Dengan aplikasi ini, pelaporan menjadi lebih mudah dan akurat,” ujarnya.

Tiga Aplikasi yang Diperkenalkan

Dalam kesempatan tersebut, Imigrasi Palopo memperkenalkan tiga aplikasi yang menjadi andalan dalam pelayanan dan pengawasan:

1. Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA)

Aplikasi ini memungkinkan pihak hotel melaporkan keberadaan WNA secara cepat dan realtime. Melalui APOA, petugas Imigrasi dapat memantau mobilitas dan data WNA secara terintegrasi, sehingga meminimalkan potensi pelanggaran izin tinggal.

2. aplikasi M-Paspor

M-Paspor merupakan aplikasi pengurusan paspor secara daring yang memudahkan masyarakat untuk membuat janji temu, mengunggah berkas, serta memantau proses permohonan. Imigrasi mendorong hotel untuk menginformasikan layanan ini kepada tamu atau karyawan yang membutuhkan.

Imigrasi Palopo
Imigrasi Palopo

Baca juga: Ular Piton 5 Meter Ditangkap di Palopo Saat Mode Berburu Kucing

3. Aplikasi Cekal Online dan Sistem Informasi Pengawasan Keimigrasian

Aplikasi ini berperan dalam proses penegakan hukum keimigrasian dengan memberikan akses informasi bagi instansi terkait dan mempermudah koordinasi saat ada indikasi pelanggaran yang dilakukan WNA.

Pengusaha Hotel Apresiasi Kemudahan Layanan

Para pengusaha hotel menyambut baik sosialisasi ini. Mereka menilai adanya aplikasi digital mempermudah proses administrasi yang selama ini dilakukan secara manual.

“Sebelumnya pelaporan dilakukan melalui pesan atau telepon. Dengan aplikasi ini kami bisa lebih tertib dan cepat melapor. Ini penting bagi operasional hotel,” ujar salah seorang manajer hotel yang hadir.

Komitmen Imigrasi Tingkatkan Kolaborasi

Imigrasi Palopo memastikan sosialisasi ke depan akan terus menyasar pelaku usaha pariwisata, kampus, hingga perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing. Tujuannya adalah memperkuat koordinasi dan memastikan bahwa setiap pihak memahami peran mereka dalam mekanisme pengawasan orang asing.

“Kami berharap hotel tidak hanya menggunakan aplikasi ini, tetapi juga memahami pentingnya pengawasan. Semua demi keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di wilayah Palopo,” tegas pejabat Imigrasi.

Digitalisasi Pengawasan Jadi Prioritas

Kantor Imigrasi Palopo menegaskan bahwa digitalisasi adalah bentuk modernisasi layanan untuk memastikan transparansi dan kesiapan menghadapi tantangan mobilitas global.

Dengan dikenalkannya tiga aplikasi ini, diharapkan seluruh hotel di Palopo dapat berperan aktif dalam pelaporan keberadaan WNA, sekaligus meningkatkan kerja sama dengan Imigrasi dalam menjaga keamanan wilayah.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.