Wawasan Palopo – Bupati Luwu Utara menegaskan pentingnya perlindungan generasi muda, khususnya pelajar, dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Penegasan tersebut disampaikan dalam sebuah kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tenaga pendidik, serta para pelajar.
Menurut Bupati, narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa, sehingga pencegahan harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan.
Pelajar Jadi Sasaran Rentan Peredaran Narkoba
Bupati Luwu Utara mengungkapkan bahwa pelajar menjadi salah satu kelompok yang rentan menjadi sasaran peredaran narkoba, baik melalui lingkungan pergaulan, media sosial, maupun jaringan tersembunyi lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan dan peran aktif semua pihak.
“Pelajar adalah aset masa depan daerah dan bangsa. Mereka harus kita jaga bersama dari bahaya narkoba yang bisa menghancurkan masa depan mereka,” tegas Bupati.
Pencegahan Harus Dimulai dari Lingkungan Sekolah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan narkoba. Edukasi sejak dini, pembinaan karakter, serta pengawasan lingkungan sekolah dinilai sangat penting untuk membentengi pelajar dari pengaruh negatif.
Ia mendorong pihak sekolah untuk aktif bekerja sama dengan BNN, kepolisian, dan instansi terkait dalam memberikan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba kepada siswa.
Peran Keluarga dan Masyarakat Tak Kalah Penting
Selain sekolah, Bupati juga menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menjaga pelajar dari ancaman narkoba. Menurutnya, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dapat menjadi benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
“Pengawasan tidak cukup hanya di sekolah. Lingkungan keluarga dan masyarakat juga harus ikut berperan aktif,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo Tegaskan Swasembada Pangan Papua, Mentan Amran Targetkan Cetak 100 Ribu Hektare Sawah
Pemda Luwu Utara Perkuat Program Pencegahan
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, lanjut Bupati, terus memperkuat berbagai program pencegahan dan pemberantasan narkoba, baik melalui kebijakan daerah, kegiatan edukatif, maupun sinergi lintas sektor.
Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang pelajar.
Ajak Pelajar Berani Menolak Narkoba
Dalam pesannya kepada para pelajar, Bupati mengajak mereka untuk berani mengatakan tidak pada narkoba dan memilih aktivitas positif yang dapat mengembangkan potensi diri, seperti olahraga, seni, dan kegiatan keagamaan.
“Jadilah generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi. Masa depan kalian terlalu berharga untuk dirusak oleh narkoba,” pesan Bupati.
Harapan Luwu Utara Bebas Narkoba
Bupati berharap dengan komitmen bersama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat, Luwu Utara dapat menjadi daerah yang bebas dari narkoba, khususnya di kalangan pelajar.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kita jaga anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang membanggakan,” pungkasnya.





