, ,

Berakhir Sudah Perlawanan Sandra Dewi Mengharap Deposito dan Tas Mewah

oleh -507 Dilihat

Wawasan Palopo – Akhir dari kisah panjang kasus hukum yang menyeret nama artis Sandra Dewi akhirnya menemui titik terang. Setelah berbulan-bulan proses hukum dan pemeriksaan mendalam oleh penyidik Kejaksaan Agung, harapan Sandra untuk mempertahankan sejumlah harta yang sempat disita—termasuk deposito dan koleksi tas mewah—dipastikan pupus.

Kejaksaan Agung menegaskan bahwa aset-aset tersebut terbukti berasal dari hasil korupsi proyek gas bumi PT Timas Suplindo yang dilakukan oleh suaminya, Harvey Moeis, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka utama dalam kasus dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah izin usaha pertambangan PT Timah Tbk tahun 2015–2022.

Aset Istri Tak Lepas dari Jangkauan Hukum

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Kuntadi, menyatakan bahwa penyitaan aset dilakukan sesuai prosedur hukum dan didukung bukti kuat. Meskipun sempat diajukan keberatan oleh pihak Sandra Dewi melalui kuasa hukumnya, namun majelis hakim menolak permohonan tersebut.

“Seluruh aset yang disita, termasuk deposito senilai miliaran rupiah dan barang-barang mewah berupa tas branded, jam tangan, serta perhiasan, terbukti berkaitan langsung dengan aliran dana hasil tindak pidana korupsi,” kata Kuntadi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/10).

Dengan keputusan ini, otomatis perlawanan hukum yang dilakukan Sandra Dewi untuk mempertahankan aset-aset tersebut berakhir sudah.

Harapan Tak Terpenuhi

Sebelumnya, Sandra Dewi sempat mengajukan keberatan dengan alasan bahwa sebagian besar barang yang disita merupakan hadiah pribadi atau hasil kerja di dunia hiburan. Namun, tim penyidik berhasil menelusuri bahwa sebagian besar aset tersebut dibeli menggunakan dana dari rekening suaminya yang terkait langsung dengan proyek ilegal di sektor pertambangan timah.

“Setelah penelusuran mendalam, terbukti ada keterkaitan kuat antara aset tersebut dengan tindak pidana korupsi. Dengan demikian, aset itu menjadi bagian dari barang bukti yang sah,” ujar Kuntadi.

Sandra yang selama ini memilih bungkam di hadapan publik, disebut-sebut kini mulai bersikap lebih kooperatif. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada tim kuasa hukum dan mengaku ingin fokus mendampingi anak-anaknya.

Sandra Dewi
Sandra Dewi

Baca juga: Ular Black Boiga 1,6 Meter di Depan Salon Palopo Bikin Geger

Sorotan Publik dan Simpati

Kasus ini menjadi sorotan besar di kalangan publik dan media sosial. Banyak warganet yang menyayangkan nasib Sandra Dewi, yang dikenal sebagai figur publik berkepribadian lembut dan jauh dari kontroversi. Namun, sebagian lainnya menilai langkah Kejaksaan sudah tepat demi tegaknya hukum tanpa pandang bulu.

“Ini adalah pelajaran bagi siapa pun, bahwa harta yang diperoleh dari hasil tindak pidana tidak akan pernah bisa dinikmati dengan tenang,” ujar pengamat hukum pidana, Febri Diansyah, menanggapi keputusan tersebut.

Akhir dari Sebuah Babak Panjang

Dengan keputusan penolakan keberatan tersebut, maka proses hukum terhadap seluruh aset milik Harvey Moeis dan keluarga kini memasuki tahap akhir penyitaan dan pemulihan kerugian negara. Kejaksaan menegaskan tidak menutup kemungkinan ada tambahan tersangka baru bila ditemukan keterlibatan pihak lain.

“Fokus kami sekarang adalah pengembalian kerugian negara dan penuntasan seluruh aliran dana haram,” tegas Kuntadi.

Kasus ini menandai akhir dari perlawanan hukum Sandra Dewi. Sang artis kini harus menutup babak kelam kehidupannya, meninggalkan segala kemewahan yang pernah dimiliki, dan memulai lembaran baru tanpa bayang-bayang skandal korupsi yang menjerat keluarganya.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.