Wawasan Palopo – Naili secara resmi melantik 24 pejabat eselon II hasil mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Palopo. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
Prosesi pelantikan berlangsung di dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat struktural, serta tamu undangan lainnya. Mutasi dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja, kompetensi, dan kebutuhan organisasi.
Penyegaran Birokrasi dan Penguatan Kinerja
Dalam sambutannya, Wali Kota Naili menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi pemerintahan. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan semangat baru, inovasi, serta percepatan capaian program pembangunan daerah.
“Jabatan adalah amanah. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, beradaptasi, dan menunjukkan kinerja terbaik bagi masyarakat Kota Palopo,” ujarnya.

Tekankan Profesionalisme dan Integritas
Wali kota juga menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta loyalitas terhadap tugas dan tanggung jawab. Para pejabat diminta menjunjung tinggi etika birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memperkuat koordinasi lintas OPD.
Selain itu, ia mengingatkan agar seluruh pejabat bekerja sesuai regulasi dan menghindari praktik-praktik yang dapat merugikan pemerintah maupun masyarakat.
Dorong Percepatan Program Prioritas
Melalui pelantikan ini, Pemkot Palopo menargetkan percepatan pelaksanaan program prioritas daerah, mulai dari peningkatan pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Mutasi 24 pejabat eselon II tersebut diharapkan menjadi momentum peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) serta berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Palopo.