, , ,

Anggota DPRD Palopo Abdul Salam Dipecat gegara Malas-Membelot di Pilkada

oleh -86 Dilihat

Wawasan Palopo – Dunia politik Kota Palopo kembali diwarnai dinamika internal partai. Abdul Salam, anggota DPRD Kota Palopo, resmi dipecat dari keanggotaan partai setelah dinilai melakukan pelanggaran disiplin berat, mulai dari malas menjalankan tugas kedewanan hingga membelot pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Keputusan pemecatan tersebut diambil melalui mekanisme internal partai dan telah ditetapkan secara resmi setelah melalui serangkaian evaluasi dan klarifikasi.

Pelanggaran Disiplin Jadi Sorotan Utama

Abdul Salam disebut kerap tidak aktif menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, termasuk jarang menghadiri rapat-rapat DPRD dan kegiatan resmi partai. Sikap tersebut dinilai mencederai tanggung jawabnya sebagai anggota legislatif yang diamanahkan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Ketidakhadiran yang berulang kali tanpa alasan yang jelas menjadi catatan serius bagi pimpinan partai maupun fraksi di DPRD Palopo.

Membelot Saat Pilkada Dinilai Pelanggaran Berat

Selain persoalan kedisiplinan, faktor utama pemecatan Abdul Salam adalah sikap politiknya yang dinilai membelot saat Pilkada. Ia diduga tidak menjalankan garis kebijakan partai dan justru mendukung pihak lain yang bertentangan dengan keputusan resmi partai.

Tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk pembangkangan terhadap keputusan organisasi dan melanggar aturan serta etika kepartaian.

“Partai sudah menetapkan sikap politik secara resmi, namun yang bersangkutan tidak menjalankannya,” ungkap sumber internal partai.

Abdul Salam
Abdul Salam

Baca juga: Menkeu Tarik Kembali Rp75 Triliun dari Bank BUMN

Keputusan Partai Lewati Proses Internal

Pimpinan partai menegaskan bahwa keputusan pemecatan tidak diambil secara gegabah. Sebelum sanksi dijatuhkan, Abdul Salam telah dipanggil dan diberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi serta pembelaan diri.

Namun, hasil evaluasi internal menyimpulkan bahwa pelanggaran yang dilakukan tergolong berat dan berulang, sehingga sanksi pemecatan dinilai sebagai langkah yang paling tepat.

Dampak terhadap Keanggotaan di DPRD Palopo

Dengan adanya pemecatan dari partai, posisi Abdul Salam sebagai anggota DPRD Palopo terancam berakhir. Partai disebut akan segera mengusulkan pergantian antar waktu (PAW) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Proses PAW akan dilakukan setelah seluruh administrasi dan rekomendasi dari partai rampung dan disampaikan kepada pimpinan DPRD serta pihak terkait.

Penegasan Disiplin dan Loyalitas Kader

Kasus ini menjadi penegasan bagi seluruh kader partai, khususnya yang duduk di lembaga legislatif, agar menjaga disiplin, loyalitas, dan integritas politik. Partai menilai keberadaan kader di parlemen bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Pimpinan partai berharap peristiwa ini menjadi pelajaran agar kader lain tetap patuh pada aturan organisasi dan garis perjuangan partai.

Respons Publik dan Dinamika Politik Lokal

Pemecatan Abdul Salam turut menjadi perhatian publik dan memunculkan beragam respons di tengah masyarakat Palopo. Sebagian menilai langkah partai sebagai bentuk penegakan aturan, sementara lainnya menyoroti pentingnya peningkatan kinerja wakil rakyat di DPRD.

Kasus ini sekaligus menambah dinamika politik lokal pasca-Pilkada dan menjadi pengingat bahwa konsistensi serta kedisiplinan politik merupakan hal yang tidak bisa ditawar dalam sistem kepartaian.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.