Wawasan Palopo — Upaya menciptakan lingkungan bersih dan sehat di Kota Palopo terus digalakkan oleh berbagai pihak, tak hanya pemerintah, tetapi juga aparat kepolisian. Salah satu inisiatif inspiratif datang dari Aiptu Ruslan, anggota Polri yang menginisiasi Program Motor Sampah untuk mengajak warga lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Program ini mulai berjalan di beberapa kelurahan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan hadirnya layanan pengangkut sampah skala kecil yang menjangkau kawasan padat penduduk.
Program Motor Sampah Untuk Wilayah yang Sulit Dijangkau
Aiptu Ruslan menjelaskan bahwa ide program ini muncul dari keprihatinannya melihat banyak kawasan pemukiman yang sulit dijangkau armada pengangkut sampah reguler. Kondisi tersebut menyebabkan warga menumpuk sampah di sudut jalan, bahkan sebagian membuangnya di sungai.
“Kami ingin memberikan solusi praktis. Motor sampah bisa masuk ke gang sempit yang tidak bisa dilewati truk. Harapannya, tidak ada lagi warga yang bingung mau buang sampah di mana,” ungkap Ruslan.
Motor sampah ini beroperasi setiap hari pada jam tertentu dengan rute tetap. Warga hanya perlu menyiapkan sampah rumah tangga di depan rumah dan petugas akan mengumpulkannya untuk dibawa ke TPS terdekat.
Edukasi Kebersihan Jadi Fokus Utama
Selain mengangkut sampah, Aiptu Ruslan juga aktif memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik, serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup.
Ia menekankan bahwa kebersihan bukan hanya soal estetika, tetapi juga kesehatan. “Sampah yang dibiarkan menumpuk bisa menjadi sumber penyakit. Kita semua punya tanggung jawab menjaga lingkungan kita sendiri,” ujarnya saat memberikan penyuluhan kepada warga di Kelurahan Battang.
Program edukasi dilakukan secara berkala, terutama di wilayah dengan tingkat kepadatan tinggi. Warga diajak memahami dampak buruk sampah yang tidak dikelola dengan baik, termasuk risiko banjir, bau tidak sedap, dan berkembangnya vektor penyakit.

Baca juga: Celios Endus Praktik Penyelundupan Nikel IMIP
Dukungan Masyarakat dan Pemerintah Mulai Mengalir
Sejak diluncurkan, program Motor Sampah mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kelurahan dan komunitas pemuda yang ikut membantu sosialisasi.
Lurah setempat mengapresiasi langkah Ruslan yang dianggap sebagai contoh teladan bagi aparat. “Inisiatif seperti ini sangat kami dukung. Kepedulian anggota Polri terhadap lingkungan memberi motivasi bagi warga untuk ikut terlibat,” kata Lurah Battang Selatan.
Beberapa komunitas juga mulai ikut membantu dengan menyediakan tong sampah, sarung tangan, dan alat kebersihan lainnya untuk menunjang operasional program.
Respons Positif Warga: Lebih Praktis dan Efisien
Bagi warga, kehadiran motor sampah memberikan kemudahan nyata. Jangkauan layanan yang lebih fleksibel membuat mereka tidak lagi kesulitan membuang sampah setiap hari.
“Biasanya kami menunggu lama truk sampah lewat. Sekarang motor sampah datang tiap pagi, jadi lingkungan lebih bersih,” ujar Rini, salah satu warga yang tinggal di kawasan gang sempit.
Beberapa warga juga menyebut bahwa program ini membuat mereka lebih disiplin membuang sampah pada waktu yang ditentukan, sehingga penumpukan sampah dapat dikurangi.
Dorong Replikasi Program ke Kelurahan Lain
Melihat dampak positif yang ditimbulkan, Aiptu Ruslan berharap program Motor Sampah bisa direplikasi di seluruh wilayah Palopo. Ia juga membuka peluang kerja sama dengan organisasi masyarakat dan instansi pemerintah untuk memperluas armada.
“Tujuan utama kami sederhana: membantu masyarakat hidup lebih bersih. Kalau lingkungan bersih, kesehatan pun terjaga, dan kota menjadi lebih nyaman,” tutupnya.





